Industri udang dunia akan bersiap kembali berkumpul di Utrecht, Belanda, seiring dibukanya penjualan tiket early bird untuk Global Shrimp Forum (GSF) 2026. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, event bagi para pelaku industri udang global ini akan berlangsung pada 1-3 September 2026.

Pada tahun kelima ini, penyelenggara menyiapkan sejumlah pembaruan untuk menyempurnakan format yang selama ini dinilai sukses. Program 2026 disebut sebagai yang paling komprehensif sejauh ini, dengan penyegaran konsep acara, zona pameran yang didesain ulang, serta lokasi baru untuk sesi pleno pembuka dan penutup.

Salah satu agenda yang paling dinanti adalah kembalinya Jan Lambregts, Head of RaboResearch Global Economics & Markets di Rabobank. Tahun lalu, paparannya tentang kondisi makroekonomi dan geopolitik global mendapat respons positif dari para peserta. Di tengah dinamika tarif Amerika Serikat dan volatilitas pasar yang belum mereda, Lambregts akan kembali memberikan gambaran situasi global terkini.

Tahun ini, sesi plenary pada pembukaan akan menghadirkan format baru berkonsep talkshow. Tim GSF ingin menghadirkan diskusi yang lebih dinamis dengan melibatkan lebih banyak perspektif ahli di atas panggung.

Sementara itu, sesi penutup juga akan mengangkat topik yang masih relatif baru di industri udang, yakni Agentic AI. Sejauh ini, belum banyak perusahaan besar yang mulai menguji sistem tersebut. Melalui sesi ini, peserta akan diajak memahami potensi kecerdasan buatan otonom dalam rantai nilai udang.

Beberapa pembicara yang dijadwalkan tampil antara lain Remy Gieling, pakar AI dan teknologi sekaligus pendiri ai.nl dan The Automation Group; Hemanth Thimmasarthi dari Solarpunk yang telah menerapkan agentic AI di fasilitas pengolahan udang; serta Maarten Bijl dari Skretting, salah satu perusahaan pakan udang terbesar di dunia yang tengah melakukan uji coba teknologi tersebut.

Selain itu, program tiga hari forum akan mencakup pembahasan mendalam tentang peta impor Uni Eropa, pasar ritel, serta peluang pertumbuhannya. Sesi ini akan dipresentasikan oleh Managing Director GSF, Willem van der Pijl. Dewan GSF juga tengah menggandeng salah satu perusahaan skala global dalam pemindaian barcode ritel untuk menyajikan analisis tren penjualan udang di pasar Eropa dan perbandingannya dengan protein lain.

Global Shrimp Forum 2026

Topik lain yang akan dibahas mencakup pasar Timur Tengah, presentasi statistik perdagangan yang selalu dinantikan, hingga berbagai summit tematik seputar investasi, pakan, pertemuan pembeli dan penjual, serta praktik pengadaan yang bertanggung jawab.

Willem van der Pijl mengatakan pihaknya sangat bersiap menyambut kembali para pelaku industri udang dari seluruh dunia ke Utrecht. Menurutnya, keberlanjutan forum hingga edisi kelima menjadi bukti komitmen tim, sponsor, pembicara, dan peserta dalam menghadirkan acara yang benar-benar memberi nilai tambah bagi industri.

Ia menegaskan, setiap tahun GSF berupaya membuat event selanjutnya menjadi lebih baik, termasuk pada 2026 dengan memadukan elemen yang sudah terbukti berhasil dan ide baru yang lebih segar.

Penyegaran tata letak

Tahun ini tata letak acara juga akan berubah. Area pameran akan tampil dengan desain yang lebih bersih dan kuat secara visual. Sesi pleno pembuka dan penutup dipindahkan dari Oude Gracht ke lokasi yang lebih besar dan ditingkatkan fasilitasnya di Nieuwe Gracht.

Untuk meningkatkan kenyamanan peserta internasional, GSF bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal Belanda, Speaksee, menghadirkan sistem terjemahan simultan yang lebih canggih. Peserta dapat mengikuti sesi dalam bahasa pilihan mereka, baik melalui konversi suara ke teks maupun suara ke suara, sehingga diskusi menjadi lebih inklusif.

Tiket early bird tersedia dengan harga €1.300 dan sudah bisa dibeli melalui situs resmi GSF. Setelah tiket dikonfirmasi, peserta dapat langsung memesan akomodasi di Van der Valk. Untuk pertama kalinya, Bastion Hotel yang berlokasi bersebelahan juga bisa dipesan langsung melalui sistem tiket GSF.